Selasa, 11 Januari 2011

Jalan-Jalan ke Meja Saji

Shabrina ws

Aku tak sedang mencincang kata pagi ini

Pisauku belum kuasah, ada karat bekas mengiris kalimat kemarin sore

Aku hanya menyusuri deretan meja saji yang menebarkan berbagai aroma, dan penampilan yang menggoda

Kadang aku mencoleknya, kucicip dan kadang menghabiskan sampai suapan terakhir

Dan di sebuah meja saji yang ukirannya dulu bermotif sepatu, aku berhenti,

Lama.

Sajian macam apa ini? kucicip, dan rasa itu membawaku ke enam tahun yang lalu

Di suatu pagi yang belum pecah oleh adzan

Di depan pintu, kutemukan seratus kata maaf. Ku hitung, benar-benar seratus jumlahnya

Dan aku masih ingat, sepuluh meter di seberang sana sepasang mata berkaca-kaca

Gadingkirana, 031-424271110

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...