Selasa, 11 Januari 2011

Menunggu Kau Datang di Tanah Kenangan

Shabrina ws

Aku masih di sini, duhai kekasih

Menunggumu di pinggiran danau yang kau ciptakan

Dari bulan kecil, bulan besar, kecil lagi dan besar lagi

Namun kau tak pernah datang, bahkan hingga bulan berubah berulang-ulang

Tidakkah kau ingat janjimu dulu,

di senja yang kelabu itu kau mengusap air mataku dengan saputangan merahmu

Kudengar dari bibir manismu ,“aku akan datang tunaikan janji, menyeduh secangkir teh untukmu”

dan kini entah purnama yang keberapa aku menunggumu

kalau nyawa dibayar nyawa, kalau darah dibayar darah

lantas dengan apa kau membayar luka yang kau tanam di hatiku?

kau merampas hariku kemarin, hariku kini jua hariku esok

cukupkah hanya selembar sapu tangan merah di senja kelabu itu?

Lihatlah, kekasih

Aku masih berdiri di sini dengan luka yang membusuk

Di atas tanah kenangan, yang telah lenyap dari pandang

Gadingkirana,031322251110

Catatan kecil saat membaca ulang sketsa kampung yang hilang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...