Senin, 11 April 2011

Ke Istana Serenity

:Manihot

Dengan kereta kuda aku pergi ke istana
Tempat yang aku impikan siang dan malam
Kata seseorang, baginda raja mengundangku ke sana
Aku akan tampil di acara pesta
Bercerita tentang kehidupan para manihot di desa

Lalu berdebarlah aku ketika acara dimulai
Ini pasti akan menjadi cerita indah sepanjang hidupku
Baginda raja berdiri dan berdehem dua kali
“Siapa dia?” ucapnya sambil memandangku
“Ampun Baginda Raja, ini Manihot.”
“Mana Oryza Sativa?”
Lalu, detik itu aku tahu
Bahwa baginda raja tak pernah benar-benar mengundangku

Pelayanpun mengajakku keluar dari pesta
Meletakkanku di sudut dapur istana
“Menang tidak selalu menjadi yang terpilih,
hadiah terbesar adalah ketika kita berarti sebagai diri kita”
Aku menoleh, Zea begumam sebelum dipatuk ayam

Gadingkirana, 4114411

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...