Kamis, 18 Oktober 2012

Ngingau: dari status fb

1/ 9 Oktober
Dan, batu itu hancur setelah mendapat mantra panjang kali lebar kali tinggi.
Tapi kini, jari-jariku beku.


2/11 Oktober
Sitra
Labuh - Semplah kang mundur
Kapuk randuk mabur-mabur
WaspÄ kumembeng jroning kalbu isih dadi pengangen-angen


3/ 11 Oktober
Aku menatap waluku. Dan kusadari di sekitarku tak ada tembesu, tak ada menungau. Samak tak tampak. Libang menghilang. Dan Sentarum menjadi kisah yang kunamakan kenangan.


4/  17 Oktober
Pesan-pesan kita terangkai begitu panjang, seperti rangkaian gerbong kereta api.
Dan hari ini, di bawah awan rendah abu-abu, kau dan aku saling bertukar halaman pertama kisah kita.
Dan aku menangis. Katamu aku hanya menghibur saja. Tapi aku serius, mengatakan yang sesungguhnya.
Kisah-kisahmu yang pasti, dan kisah-kisahku yang masih berusaha kurangkai. Tapi aku suka, rangkaian pesan-pesan kita.


5/ 18 Oktober
 Suaramu tertinggal di antara detak jarum jam, dan tawamu terdengar lamat-lamat di antara dengung kulkas. Kini, matahari telah bergeser dari belakang rumahku, dan kutemukan kata-katamu menjelma sarang laba-laba.

4 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...