Selasa, 08 Januari 2013

Date Note: Ngikik di setiap halamannya


Date Note, OMG! Sebenanrya, saya harus jujur ya. Buku ini sudah berada di rak saya sejak tahun 2012 bulannya… lupa. Nah, waktu baru datang, anak saya langsung minta pembatasnya yang katanya lucu, dia memperlihatkan ke teman-temannya yang main ke rumah, lalu entah dibawa kemana saja sampai akhirnya buku ini tanpa pembatas. Karena  anak saya pengen baca akhirnya buku ini saya sembunyikan (belum waktunya lah ya dia baca ini, kan baru kelas 1 SD) hingga saya benar-benar lupa.
 
Lalu kemarin, saat saya sedang nyari-nyari buku, eh tiba-tiba dia nongol. Akhirnya saya ingat saya baru baca di halaman terakhir dan ucapan terimakasih. Oke, akhirnya saya memutuskan membaca di hari anak saya sudah masuk sekolah (setelah libur).

Dan, OMG! Apa yang terjadi, ya ampuuun, Haris! Saya sampai sms ke Mbak Riawani, 
"OMG! Date Note-nya Haris emang lucuu."
Trus Mbak Riawani balas:


"Iya, dia kalo nyetatus jg lucu2 :)"
Saat baca saya udah mikir entar saya mau bikin catatan tentang buku ini. Dari bab satu sampai epilog saya nggak bisa nahan tawa. Kadang buku saya banting-banting, kadang saya pukul-pukul. OMG! Dan entah mengapa saya sukses melupakan sakit kepala saya. Tapi di sisi lain kisahnya bener-bener merenyuhkan hati.Gimana ya, ngikik tertawa prihatin deh. :D

Apakah buku ini hanya bikin cekikikan? Ternyata enggak, saya tertegun dengan bab “Surat untuk Istri Masa Depanku.” Oh, ternyata setelah berkali-kali mengalami berbagai hal yang pahit, getir, getar, getas, sepet, pedes, kecut, hambar, Haris menjadi dewasa saat menulis surat buat istri masa depannya yang masih entah di mana. Surat-surat itu seperti mantra ajaib. Bagi yang sedang patah hati dan membacanya pasti manggut-manggut, dan pelan-pelan hatinya nyambung lagi, ajaib ya?

Pantas, buku ini yang konon kabarnya didiskualifikasi dari lomba yang salah satu pesertanya adalah PING A Message from Borneo. Ya, bayangkan saja, Date Note adalah memoar korban cinta bertepuk sebelah tangan, pas diikutkan lomba eeeh didiskualifikasi. Oh, apa nggak patah hati ya Harisnya? Tapiiiii…itu masih koma, karena didiskualifikasi dari lomba itu ternyataaa, justru  akan segera dimasukkan ke dapur cetakannya Bentang Belia! Yeiiii! Akhirnya Date Note sukses mejeng di toko buku sebelum buku-buku pemenang lomba Bentang Belia yang lain.

Buku ini lucunya nggak lebay. Saya bisa spontan tertawa bahkan bermenit-menit kemudian. Oh ya, di akhir babnya juga ada moral of the storynya, seperti pada halaman 161, Haris menulis:

“Hati kita terlalu berharga untuk digadaikan kepada seseorang yang tidak pernah menginginkannya.”

Selain itu juga ada kata-kata hikmahnya, tentu saja ala Haris. Trus disertai ilustrasi yang lucu-lucu di halaman-halaman tertentu  :)
Haris, saya tunggu buku selanjutnya ya :)


Judul : Date Note

Penulis : Haris Firmansyah

Penerbit : Bentang Belia

1 komentar:

  1. huwaaaaaa, jadi kangen baca lagi bukunya. :D iya, mba. aku baca aja ketawa-ketawa terus, tapi endingnya bikin nyesek, hehe

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...